Merelakan Waktu

Mungkin terkesan bodoh aku telah menyia-nyiakan waktu semalam. Ya, rencana yang telah disusun untuk mengerjakan tugas review Pengantar Studi Demokrasi dan atau mulai mengerjakan lagi makalah Militer dan Politik menguap begitu saja. Ini semua karena aku lebih memilih untuk tidur.

Yang aku ingat dari kejadian kemarin, gairah untuk mengerjakan tugas hilang. Ide dan kata-kata yang biasanya mengalir deras dari hulu (otak) menuju ke hilir (jemari) seperti barang langka yang nyari di pasar loak nggak kunjung ketemu. Upaya untuk memahami bacaan juga tidak berguna. Ada semacam keengganan yang ditunjukkan oleh kepala untuk  menerima serapan ilmu yang berguna itu.

Usut punya usut, bukan tidak mungkin kebodohan semalam adalah buah dari gaya hidup seminggu terakhir. Dua hari kebelakang, jam tidur tidak karuan. Biasanya, jam 9 malam aku sudah duduk manis di kasur. Tidak sampai satu jam kemudian, tubuh sedang terbaring dan siap untuk menjelajahi alam mimpi. Namun dua hari kebelakang, aku tidur cukup larut. Ah, tidak lagi larut, kau tidur dini hari fan! Hari pertama, aku tidur jam setengah dua. Hari kedua, lebih parah lagi. Aku tidur jam setengah 3.

Dampaknya, aku bangun lebih siang. Kemudian, badan juga tidak se-prima biasanya karena harus bergelut dengan rasa kantuk yang belum mau beranjak. Isi otak pun tidak jauh-jauh dari keinginan untuk segera pulang dan berbaring di atas kasur yang empuk.

Jadi, melalui tulisan ini saya ingin bersyukur bahwa semalam saya lebih memilih untuk tidur daripada membaca atau mengerjakan tugas yang makin hari makin mendekati deadline. Ketika menulis, badan saya terasa cukup segar. Saya siap untuk menerima dan menyalurkan ilmu di hari ini. Pelajaran berharga yang saya dapat adalah hidup harus seimbang. Memang malam diciptakan untuk beristirahat. Rasulpun telah menganjurkan pada kita untuk tidur lebih awal. Memang tujuannya adalah agar kita bisa sholat malam dan tidak kehilangan waktu Subuh. Untuk kasus ini, anjuran rasul berguna bagi penerimaan otak terhadap pelajaran.

Alhamdulillah..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s