UTS

Tidak bisa dipungkiri, UTS kali ini sangat berbeda dengan UTS Semester pertama yang lampau. Tercatat sebagai UTS kedua sepanjang kiprahku di HI UGM, banyak terjadi perubahan dalam diri guna menghadapi UTS. Yang perlu dicatat, perubahan itu cenderung negative,  jauh meninggalkan tren yang tercipta pada semester pertama.

Satu hal yang paling kentara adalah determinasi guna menghadapi ujian mid ini. Sebenarnya ini adalah lagu lama. Indikasinya sudah nampak semenjak semester genap ini dimulai. Semangat untuk membuka buku pelajaran sangat susah didapat. Padahal, di semester ini aku hanya masuk tiga hari dalam seminggu, sisanya libur! Di samping itu, dalam beberapa periode, tampak oleh kawan di sekitar bahwa aku terlihat galau. Benar apa kata mereka. Bobot badan yang sedari awal sudah mmprihatinkan tanpa disadari mengalami penurunan.

Hal kedua adalah dari segi ibadah. Intensitasnya jauh berkurang. Mungkin ini juga soal determinasi. Namun masalah ini bukanlah hal sepele. Hubungan antara ciptaan dan yang menciptakan tidak semulus yang sudah-sudah. Banyak ganjalan dari dalam diri yang masih terus ditelusuri. Jika dibiarkan, hal ini tentu berbahaya bagi sustainabilityku.

Selain itu, beberapa kebiasaan menjelang ujian tidak dilakukan. Memang rambut telah dirapikan jauh-jauh hari. Namun tidak mencerminkan potongan seorang jenderal sebagaimana biasanya. Di samping itu, doa restu dari Pak Yatno gagal didapat. Beberapa kali usaha untuk menelpon beliau menemui jalan buntu. Kebiasaan bangun tengah malam pun tidak bisa dilaksanakan dengan kontinyu.

Hasilnya jangan ditanya. Dalam beberapa ujian, ditemui beberapa kesusahan. Tentu ini meresahkan mengingat porsi nilai uts yang cukup lumayan dalam perhitungan nilai akhir. Dengan ujian yang tersisa satu, tidak mungkin memperbaiki diri lagi. Maksimalisasi usaha hanya bisa dilakukan untuk ujian tersebut. Sekarang, hanyalah doa yang bisa diupayakan. Di samping itu, mengembalikan determinasi serta konsentrasi penting dilakukan untuk menghadapi paruh kedua semester ini. Semoga semua itu terlaksana dengan baik. Amin.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s